0

TATA CARA SHALAT DI SAAT KITA SAKIT

Udzur atau keringanan bukti kebijaksanaan Allah yang maha rahman dan rahim.Dalam agama islam ada udzur atau sesuatu yang dapat meringanka sesuatu yang wajib di kerjakan dengan syarat syarat tertentu dan bukan suatu hal yang di rekayasa atau pun bohong,salah satunya udzur di saat kita sedang menderita sakit.
Dan tentunya sakit ini adalah sakit yang tak dapat melaksanakan shalat sebagaimana orang sehat biasa melaksanakannya dan dengan eringanan atau bentuk toleransi yang tinggi dalam agama islam ini , orang yang sakit parah sekalipun tetap di haruskan untuk melaksanakan shalat.
Orang yang sakit wajib melaksanakan shalat, dengan cara apapun atau semampu dia selama akalnya atau ingatannya masit tetap, jika ia tak mampu untuk duduk, boleh berbaring ke sebelah kanan menghadap kiblat, kalau tidak kuat untuk berbaring , boleh menelentang dengan kedua kakinya ke arah qiblat, kepalanya di beri bantal agar mukanya menghadap qiblat.

Dan seperti apakah cara cara shalat di saat kita menderita sakit :

  • Apabila tidak kuat berdiri boleh dengan cara duduk : Apabila rukuk ,nya dengan membungkuk sedikit dan sujudnya di kerjakan seperti sujud biasa.
  • Jika tidak bisa duduk, boleh di kerjakan dengan kedua kakinya di arahkan ke arah qiblat, kepalanya di beri bantal dan menghadap qiblat :Ruku, nya cukup mengerakan kepala dan sujudnya menggerakan kepala lebih ke muka dan lebih di tundukkan.
  • Dan seandainya saja duduk dan berbaring tidak mampu, maka boleh berbaring dengan seluruh anggota badan menghadap qiblat serta ruku, dan sujudnya cukup menggerakan kepala.
  • Dan jika tak bisa melaksanakan shalat dengan berbaring , maka cukup di kerjakan dengan isyarat, baik dengan kepala atau pun mata.
  • dan jika semua hal hal di atas tak juga bisa di kerjakan karena parahnya sakit, maka shalat cukup di kerjakan dalam hati saja.

Itulah kemuliaan dan kebijaksanaan serta toleransi yang tinggi dalam agama islam, di mana sesuatu dapat di tolerir asalkan memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku dalam agama dan hukum huku agama islam, barokatillah, penulis

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *