0

TATA CARA SHALAT SUNNAT RAWATIB

Tata Cara Shalat Sunnat Rawatib, Selain mengerjakan shalat wajib, dalam shalat juga ada shalat shalat sunnat sebagaimana berikut ini , sebagai shalat tambahan sebelum atau sesuda shalat wajib selesai atau sebelum di kerjakan.
Shalat sunnat rawatib, shalat sunnat rawatib adalah shalat sunnat yangdi kerjakan mengiringi shalat wajib, baik sebelum atau sesudahnya, dan shalat sunnat sebelum shalat wajib di namakan shalat sunnat qobliyah, sedangkan shalat sunnat yang di kerjakan setelah shalat wajib di sebut shalat sunnat ba,diyah.

  • Terdiri dari :
    2 rakaat sebelum shalat subuh.
  • 2 rakaat sebelum dzuhur.
  • 2 rakaat, 4 rukun sebelum dzuhur.
  • 2 rakaat atau 4 rakaat sebelum,ashar.
  • 2 rakaat sesudah maghrib.
  • 2 rakaat sebelum isya,
  • 2 rakaat sesudah isya.
  • Sunnat rawatib muakkad.
    2 rakat sebelum dzuhur
  • 2 rakaat sesudah dzuhur
  • 4 rakaat sebelum,ashar
  • 2 rakaat sesudah maghrib
  • 2 rakaat sebelum subuh.
    Dan untuk melaksanakan shalat shalat sunnat seperti tadi , niat niatnya menurut macam shalatnya.
    Tidak memakai adzan dan iqomat
  • Di kerjakan sendiri sendiri ( Tidak berjamaah )
  • Jika lebih 2 rakaat, di kerjakan 2 rakaat dulu kemudian salam dan shalat lagi 2 rakaat.
  • Bacaan tidak boleh di keraskan.
  • Tempat shalat utamanya bergeser dari tempat shalat fardlu yang baru di kerjakan.

Shalat sunnat wudlu :
Di utamakan sehabis berwudlu. Mengerjakan shalat sunnat dua rakaat, dalam hadits di sebutkan, yang artinya : “ Seseorang yang berwudlu dengan membaguskan wudlunya kemudian ia shalat dua rakaat ia menghadapkan dalam shalatnya itu dengan hati dan wajahnya, niscaya wajiblah baginya syorga. ( H.R. Muslim ).

Dan sehabis berwudlu di sunnatkan berdoa dengan tangan di tengadahkan ke atas dan muka memandang dengan do,a yang biasa di baca sehabis berwudlu.

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *