0

Waktu Waktu Yang Mustajab Untuk Berdo’a

Waktu Waktu Yang Mustajab Untuk Berdo’a, Setelah kita mengetahui tata cara dan adab dalam berdo’a tentulah ikhwan juga harus tahu tentang waktu waktu yang mustajab untuk kita melakukan sebuah do’a, dan itu akan menambah lengkapnya tata cara dalam berdo’a dan mendekatkan sebuah do’a agar cepat terkabulkan.

Waktu Waktu Yang Mustajab Untuk Berdo’a

Setelah kita mengetahui tata cara dan adab dalam berdo’a tentulah ikhwan juga harus tahu tentang waktu waktu yang mustajab untuk kita melakukan sebuah do’a, dan itu akan menambah lengkapnya tata cara dalam berdo’a dan mendekatkan sebuah do’a agar cepat terkabulkan.
Dan, ada pun situasi atau keadaan yang mustajab dalm berdo’a adalah sebagai berikut:

Sa’atul ijabah dalam berdo’a :

  • Pada saat lailatul Qodar pada bulan Ramadhan
    Pada penghujung malam ( Akhir malam )
  • Saat selesai shalat fardhu
  • Antara adzan dan iqamat
  • Saat tertentu setiap malam
  • Ketika adzan atau panggilan untuk shalat fardhu
  • Di saat turun hujan
  • Ketika terjadi pertempuran sengit di jalan Allah
  • Saat tertentu di setiap hari jum’at ( Pendapat yang agak kuat ialah jam terakhir waktu shalat ‘ashar dan kadang kadang sekitar waktu shalat jum’at dan khutbah )
  • Ketika minum air zam zam dengan niat yang benar
    Di saat sujud
  • Ketika bangun tidur di malam hari dengan do’a yang di contohkan nabi
  • Apabila tidur dalam keadaan suci dan bangun di akhir malam lantas berdo’a
  • Do’a disertai ucapan : Laa illaaha illa anta subhaanaka inni kuntu minazhzhalimiin
  • Do’a orang banyak setelah peristiwa wafat seseorang
    Setelah memuji Allah dan shalawat kepada nabi dalam tasyahud akhir
  • Menyebut ismul’adzam ( Nama nama Allah yang Agung )
  • Do’a seorang muslim untuk muslim lain, dan yang di do’akan tidak tahu bahwa ia di do’akan
  • Saat wukuf di arafah
  • Pada bulan Ramadhan
  • Ketika berkumpul dalam dalam majelis ta’lim
  • Ketika musibah dengan ucapan : Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji’un, Allahumma ajirnii fii mushibati wakhlif lii khairan minhaa yang artinya “ Kami milik Allah dan kami kembali kepadaNya, Ya Allah beri pahala aku dalammusibah ini dan gantilah musibah ini dengan kebaikan untukku
  • Ketika hati sedang bersih dan mantap menghadap Allah serta berada dalam situasi puncak keikhlasan kehadiratNya
  • Do’a orang yang di zalimi kepada orang yang menzalimi
  • Do’a orang tua untuk keselamatan atau kecelakaan anak kandungnya
  • Do’a orang yang sedang dalam perjalanan
  • Do’a orang yang berpuasa sampai saat berbuka
  • Do’a orang berpuasa ketika berbuka puasa pada waktunya
  • Do’a orang yang tengah menderita
  • Do’a pemimpin yang adil
  • Do’a anak yang shaleh bagi kedua orang tuanya
  • Do’a setelah berwudlu dengan do’a yang di contohkan nabi
  • Do’a setelah jumrah shugra (‘Ula )
  • Do’a setelah jumrah wustha
  • Do’a di dalam ka’bah atau hijir Ismail
  • Do’a di atas bukit shafa
  • Do’a di atas bukit Marwah
  • Do’a di seitar masy’aril haram ( Muzdalifah ).

Itulah ikhwan semua , situasi atau waktu waktu yang ijabah dalam melakukan sebuah do’a (sa’atul ijabah ) dan semoga ini dapat menjadi rujukan untuk dan agar apa apa yang kita lakukan dalam berdo’a dapat segera di kabulkan, semoga dapat bermanpaat , salam penulis.

 

Asep Zepelin

Hanya Manusia Biasa Dengan Sejuta Mimpi yang akan menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *